Era media sosial telah banyak membawa perubahan pada berbagai macam aspek kehidupan kita saat ini. Seiring dengan hal itu akibatnya banyak bermunculan berbagai macam tren yang mungkin sebagian dari kita juga mulai mengikutinya. Padahal, tidak semua tren yang ada di media sosial itu baik, bagus dan benar. Tak sedikit pula yang justru membawa kerusakan bahkan berpotensi merugikan diri sendiri. Fenomena selalu mengikuti tren ini sering kita sebut dengan FOMO (Fear of Missing Out), di mana banyak orang merasa takut ketinggalan (atau setidaknya dianggap ketinggalan/kudet) jika tidak mengikutinya. Hal seperti ini banyak terjadi di kalangan anak muda, khususnya pada generasi millenial,…
Green Behavior sendiri adalah perilaku manusia dalam melindungi dan memelihara lingkungan sekitarnya. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Daniel Goleman, Lisa Bennett dan Zenobia Barlow (2012) yang disebutkan dalam artikel Dewi Ratih, Yadi Kusmayadi dan Wulan Sondarika (2022). Disebutkan dalam artikel tersebut bahwa green behavior dapat muncul dengan adanya kesadaran dalam diri manusia untuk mencintai alam semesta, untuk memunculkan kesadaran tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan ekoliterasi.
Tulisan ini hanyalah sebuah ungkapan isi hati dan hasil perenungan pribadi yang aku lakukan. Munculnya tulisan ini adalah imbas dari kegusaran hati dan pikiranku tentang banyaknya quotes maupun kalimat-kalimat motivasi yang bertebaran di berbagai media, baik media cetak, tulisan maupun media sosial khususnya.
Beberapa waktu lalu aku melihat di timeline Instagram sebuah postingan dari salah satu akun organisasi Islam terbesar di Indonesia. Dalam postingan tersebut menjelaskan sedikit tentang konsep Ekoteologi yang akhir-akhir ini sedang gencar digaungkan oleh Kementerian Agama RI. Ekoteologi sendiri menurut Dr. Sholehuddin, S.A, M.Pd.I merupakan perpaduan antara pendekatan-pendekatan agama dengan isu lingkungan, dengan bahasa lain dapat dijelaskan sebagai bagaimana kita menyelesaikan permasalahan-permasalahan lingkungan dengan pendekatan agama.
Dikala semua orang tergila-gila sama Iphone, saya justru memikirkan kenapa hal itu bisa terjadi. Artikel ini akan memberikan gambaran tentang keresahan hati saya terkait Iphone.
Artikel ini dibuat berdasarkan keresahan hati penulis tentang permasalahan hidup yang akhir-akhir ini banyak terjadi.
Kerap kali kita merasa bahwa apa yang kita ingin pasti akan kita dapatkan. Kita lupa bahwa dunia tidak benar-benar berjalan sesuai dengan keinginan kita.
Meski ‘ngrasani’ lebih cenderung dianggap sebagai perilaku yang buruk, namun ternyata bisa menjadi salah satu alternatif pengendalian sosial tanpa harus melakukan tindakan represif. Pada akhirnya masyarakat yang terkendali secara sosial akan mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan.
Kapitalisme telah membawa banyak pengaruh terhadap sendi-sendi kehidupan manusia. Baik dalam bidang politik, sosial, ekonomi maupun budaya dan kebiasaan. Namun, bukan tanpa kurang, kapitalisme juga telah memakan banyak korban.
Berita tentang transportasi memang selalu menarik untuk dibahas. Pasalnya transportasi sudah menjadi kebutuhan utama untuk perjalanan dan pergerakan roda ekonomi. Khususnya untuk transportasi massal seperti Kereta Rel Listrik (KRL). Baru-baru ini muncul berita bahwa ada wacana dari pemerintah untuk menerapkan subsidi tarif KRL berbasis NIK. Namun, sebelum wacana tersebut benar-benar terealisasi, mari kita ulas sedikit apakah kebijakan tersebut benar-benar akan efektif.