Novel yang pertama kali terbit pada tahun 1987 ini menceritakan tentang Paul Sheldon, seorang novelis ternama yang mengalami sebuah kemalangan karena kecelakaan mobil. Atas kejadian itu, ia mengalami luka yang sangat parah. Kakinya patah dan setengah badannya dari pinggul ke bawah terasa nyeri yang amat sangat menyiksa, hingga membuatnya tak berdaya untuk bergerak. Dalam ketidaksadaran, untungnya ia diselamatkan oleh seorang perawat wanita bernama Annie Wilkes. Secara kebetulan, Annie sendiri ternyata adalah salah satu penggemar berat Paul.
Jepang telah lama dikenal memiliki banyak karya kreatif. Sebut saja seperti anime, game dan manga yang popularitasnya tersebar ke seluruh dunia, termasuk juga Indonesia. Seiring dengan munculnya karya-karya tersebut, telah menjadi keniscayaan akan munculnya sekelompok orang yang menjadi penggemar karya-karya itu. Orang-orang ini lebih sering kita kenal dengan sebutan ‘otaku’. Sebagaimana orang-orang yang menggemari sesuatu, banyak dari para otaku ini terkadang terlalu berlebihan dalam mendedikasikan diri pada hobinya, yang lama kelamaan malah menjadi suatu kebiasaan kurang baik, bahkan penyakit sosial.
Indonesia adalah negara yang sangat beragam, tak hanya adat dan budayanya, namun juga mitologi dan berbagai kisah-kisah mistis yang mengiringinya. Salah satu yang cukup populer di kalangan masyarakat yaitu Orang Bunian.
Green Behavior sendiri adalah perilaku manusia dalam melindungi dan memelihara lingkungan sekitarnya. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Daniel Goleman, Lisa Bennett dan Zenobia Barlow (2012) yang disebutkan dalam artikel Dewi Ratih, Yadi Kusmayadi dan Wulan Sondarika (2022). Disebutkan dalam artikel tersebut bahwa green behavior dapat muncul dengan adanya kesadaran dalam diri manusia untuk mencintai alam semesta, untuk memunculkan kesadaran tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan ekoliterasi.
Pada tulisan kali ini aku akan mencoba sedikit memberikan review singkat tentang novel Sisi Tergelap Surga. Sebuah buku karya Brian Khrisna yang berhasil mencampur aduk perasaanku, dan membuatku lebih bisa bersyukur serta menghargai kehidupan yang ada sekarang.
Ini adalah cerita singkat tentang petualanganku mengikuti Napak Tilas Rute Andi Mattalatta Garongkong-Paccekke 2025. Kegiatan ini adalah napak tilas pertamaku di luar daerah asalku. Semoga kalian suka.
Animal Farm adalah novel alegori politik satir karya George Orwell yang mengkritik keras totalitarianisme, khususnya rezim Joseph Stalin di Uni Soviet. Kisah berpusat pada sekelompok binatang di Peternakan Manor yang, terinspirasi oleh mimpi babi tua Old Major tentang kebebasan dan kesetaraan, melakukan pemberontakan (Revolusi Binatang) melawan pemilik manusia mereka, Mr. Jones yang pemabuk dan lalai.
Tulisan ini hanyalah sebuah ungkapan isi hati dan hasil perenungan pribadi yang aku lakukan. Munculnya tulisan ini adalah imbas dari kegusaran hati dan pikiranku tentang banyaknya quotes maupun kalimat-kalimat motivasi yang bertebaran di berbagai media, baik media cetak, tulisan maupun media sosial khususnya.
Ini adalah sebuah tulisan sederhana tentang keseharianku. Hari ini tentang memasak Pallumara. Tolong jangan dihujat hehe.
Beberapa waktu lalu aku melihat di timeline Instagram sebuah postingan dari salah satu akun organisasi Islam terbesar di Indonesia. Dalam postingan tersebut menjelaskan sedikit tentang konsep Ekoteologi yang akhir-akhir ini sedang gencar digaungkan oleh Kementerian Agama RI. Ekoteologi sendiri menurut Dr. Sholehuddin, S.A, M.Pd.I merupakan perpaduan antara pendekatan-pendekatan agama dengan isu lingkungan, dengan bahasa lain dapat dijelaskan sebagai bagaimana kita menyelesaikan permasalahan-permasalahan lingkungan dengan pendekatan agama.